
Kabupaten Solok, Ketua Tim Pengerak PKK Kab.Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, bersama Dinas Sosial Kabupaten Solok menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat miskin non-penerima bantuan sosial (bansos) yang berada pada Desil 1 di 14 kecamatan
Jumlah bantuan sebanyak 500 Paket Sembako untuk Seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Solok
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Solok dalam mendukung program prioritas nasional untuk menekan angka kemiskinan ekstrem, sekaligus memastikan masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi paling rentan tetap mendapatkan perhatian dan intervensi pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menerima paket kebutuhan pokok berupa bahan pangan sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama keluarga yang belum terdata sebagai penerima program bantuan sosial reguler.
Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, menyampaikan bahwa penanganan kemiskinan membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, perhatian terhadap masyarakat miskin non-bansos menjadi penting agar tidak ada kelompok masyarakat rentan yang terlewatkan dalam program penanggulangan kemiskinan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok Ir. DESMALIA RAMADHANUR terus mendorong pendataan dan penanganan masyarakat miskin secara tepat sasaran. Kelompok masyarakat yang berada pada Desil 1, khususnya yang belum memperoleh bantuan sosial, menjadi salah satu sasaran intervensi untuk memastikan program penanggulangan kemiskinan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Program ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem melalui berbagai bentuk intervensi, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dengan adanya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Solok, Dinas Sosial dan TP-PKK, diharapkan penanganan kemiskinan dapat dilakukan secara lebih terarah, terpadu dan berkelanjutan.