Visi dan Misi

By dinsos 02 Agu 2018, 10:04:29 WIB

1. VISI SKPD

Berdasarkan kondisi Kabupaten Solok pada saat ini dan tantangan yang akan dihadapi dalam 5 (lima) tahun mendatang dan dengan mengacu kepada RPJMD Kabupaten Solok Tahun 2016-2021, serta dengan mempertimbangkan potensi fisik, ekonomi dan sosial budaya yang dimiliki, maka Visi Dinas Sosial  Kabupaten Solok adalah :

 

 

” Terwujudnya Pelayanan Sosial yang berkualitas menuju Kabupaten Solok yang maju dan mandiri”

 

Visi ini dimaksudkan agar Terwujudnya Pelayanan Kesejahteraan Sosial Berkualitas dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial dan peran serta PSKS.

 

2. MISI SKPD

Misi adalah sesuatu yang harus diemban atau dilaksanakan oleh instansi pemerintah,   sebagai   penjabaran   visi   yang   telah   ditetapkan.   Dengan pernyataan misi diharapkan seluruh anggota organisasi dan pihak yang berkepentingan (stakeholders) dapat mengetahui dan mengenal keberadaan dan peran instansi pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan. Misi suatu instansi harus jelas dan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi. Misi juga  terkait  dengan  kewenangan  yang  dimiliki  oleh  instansi  pemerintah.

Sedangkan menurut Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan  Pembangunan  Nasional  (SPPN),  Misi  adalah  rumusan  umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi. Berdasarkan Visi dan Misi Kabupaten Solok Tahun 2016-2021 serta Visi Dinas Sosial  yang  telah  ditetapkan,  tugas  pokok  dan  fungsi  Dinas  Sosial  dan masukan  dari  pihak-pihak  yang  berkepentingan  (stakeholders),  ditetapkan Misi Dinas Sosial  Kabupaten Solok sebagai berikut:

 

“ Mewujudkan pelayanan sosial yang berkualitas melalui perlindungan, jaminan, pemberdayaan dan rehabilitasi sosial”

Misi ini mengandung makna : Memberdayakan PMKS untuk meningkatkan kesejahteraannya dengan cara menciptakan peluang-peluang usaha bagi keluarga miskin, pemberian santunan dan bantuan bagi Fakir Miskin, Anak Jalanan, Lanjut Usia, Yatim Piatu dan PMKS lainnya, memberikan bimbingan sosial  dan  keterampilan  untuk  PACA,  WRSE,WTS,  Eks  korban  bencana, Gepeng dan Anak Nakal bagi kemandirian hidup serta penanggulangan bencana. Selain itu  juga meningkatkan kualitas dan perluasan jangkauan pelayanan usaha kesejahteraan sosial serta meningkatkan profesionalisme dan kepedulian sosial Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) seperti Karang Taruna, Organisasi Sosial Wanita penggerak Kesejahteraan Sosial (WPKS), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Yayasan/panti sosial, Dunia usaha melalui program  CSR,  Penyelenggara  Undian,  Penyelenggara  Pengumpulan Sumbangan, Perintis Kemerdekaan dan Pahlawan Kemerdekaan.